<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mutiara Hati &#187; pola makan</title>
	<atom:link href="http://www.mutiara-hati.com/tag/pola-makan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.mutiara-hati.com</link>
	<description>a different touch to be smart</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 12:48:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Orangtua Sebabkan Anak Kegemukan</title>
		<link>http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html</link>
		<comments>http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 01:22:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak jadi gemuk]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Kegemukan]]></category>
		<category><![CDATA[masa kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[pola makan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mutiara-hati.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Kegemukan kini sudah menjadi epidemi di Amerika Serikat. Meski di Indonesia kegemukan belum jadi masalah nasional, namun tak sulit menemukan anak-anak yang kegemukan di sekitar kita. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity, bila dibandingkan dengan 20 tahun lalu, kini makin banyak bayi baru lahir hingga usia 6 bulan yang kegemukan. Sebagian ahli menuding [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img width=200 align=left class=tepi  src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2009/10/13/1524597p.jpg" alt="1524597p Orangtua Sebabkan Anak Kegemukan"  title="Orangtua Sebabkan Anak Kegemukan" />Kegemukan kini sudah menjadi epidemi di Amerika Serikat. Meski di Indonesia kegemukan belum jadi masalah nasional, namun tak sulit menemukan anak-anak yang kegemukan di sekitar kita. </p>
<p>Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity, bila dibandingkan dengan 20 tahun lalu, kini makin banyak bayi baru lahir hingga usia 6 bulan yang kegemukan. Sebagian ahli menuding para orangtua menjadi penyebab anak-anak itu kegemukan.</p>
<p>&#8220;Sedikit banyak orangtua berkontribusi menyebabkan epidemi kegemukan,&#8221; kata Dr Elsie Taveras, asisten profesor pediatrik dari Harvard Pilgrim Health Care dan Harvard Medical School. </p>
<p>Tentu saja tidak ada orangtua yang sengaja ingin membuat anaknya kegemukan. Namun, tanpa disadari kebiasaan orangtua dalam hal makanan menyebabkan anak jadi gemuk. </p>
<p>Menurut Taveras, anak yang terlanjur kegemukan pada masa kecilnya memiliki kecenderungan gemuk pada saat dia memasuki masa kanak-kanak. &#8220;Anak-anak yang berat badannya naik dengan pesat pada masa 6 bulan pertama, memiliki risiko obesitas lebih besar saat mereka berusia 3 tahun,&#8221; katanya. </p>
<p>Beberapa penelitian juga menyebutkan pola makan yang ditanamkan orangtua kepada anak-anaknya menyebabkan mereka jadi kegemukan. Profesor John Worobey, ketua departemen ilmu nutrisi dari Rugers University, AS, mengevaluasi kebiasaan para ibu dalam memberi makan anak-anaknya.</p>
<p>Worobey dan timnya mengamati 96 ibu dan memberi kuesioner pada mereka mengenai apa yang dilakukan para ibu saat anak mereka rewel dan mengamati bagaimana anak-anak tersebut diberi makan.</p>
<p>Para ibu yang memberi makan anaknya 8 kali dalam sehari dan juga kurang teliti membaca aturan pemberian makan yang terdapat dalam kemasan makanan, cenderung memiliki anak yang gemuk di usia 6-12 bulan. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam Journal of Nutrition Education and Behaviour.</p>
<p>Untuk mencegah obesitas, para orangtua diminta untuk menyajikan makanan yang terkontrol kandungan gizi dan porsinya. Selain itu, hilangkan kebiasaan menyuapi anak atau membiarkan anak makan sambil menonton televisi. </p>
<p>Orangtua sebaiknya mulai waspada bila anaknya tak suka banyak bergerak, suka mengemil makanan yang manis, berlemak dan berkalori tinggi. Sedangkan tanda-tanda pada badannya mulai menunjukkan adanya lipatan kulit pada paha, leher, dada, dan perut.</p>
<p>Yang tak kalah penting, mulai saat ini hilangkan anggapan anak gemuk itu lucu dan sehat. Karena kegemukan adalah masalah kesehatan.</p>
<p><em>sumber : KOMPAS</em></p>
<a href="http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html" title="kuesioner toilet training">kuesioner toilet training</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html" title="toilet training anak gemuk">toilet training anak gemuk</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html" title="tanda-tanda kegemukan">tanda-tanda kegemukan</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html" title="permasalahan anak TK mengenai anak hiperaktif">permasalahan anak TK mengenai anak hiperaktif</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html" title="makanan yang menyebabkan anak kegemukan">makanan yang menyebabkan anak kegemukan</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html" title="masalah anak tk dengan orang tua yang mengakibatkan kesulitan belajar">masalah anak tk dengan orang tua yang mengakibatkan kesulitan belajar</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html" title="obesitas dan kesulitan belajar">obesitas dan kesulitan belajar</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html" title="Obesitas pd by usia 6bln">Obesitas pd by usia 6bln</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html" title="penyebab dari kegemukan anak tk">penyebab dari kegemukan anak tk</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html" title="kuisioner terhadap orang tua siswa dalam PAUD">kuisioner terhadap orang tua siswa dalam PAUD</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.389 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mutiara-hati.com/orangtua-sebabkan-anak-kegemukan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
