<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mutiara Hati &#187; playgroup</title>
	<atom:link href="http://www.mutiara-hati.com/tag/playgroup/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.mutiara-hati.com</link>
	<description>a different touch to be smart</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 12:48:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Semangati Anak Kembali ke Sekolah</title>
		<link>http://www.mutiara-hati.com/semangati-anak-kembali-ke-sekolah.html</link>
		<comments>http://www.mutiara-hati.com/semangati-anak-kembali-ke-sekolah.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 13:24:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah]]></category>
		<category><![CDATA[buah hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kakak]]></category>
		<category><![CDATA[Kotak Pensil]]></category>
		<category><![CDATA[Libur]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan]]></category>
		<category><![CDATA[Mainan]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Pagi]]></category>
		<category><![CDATA[playgroup]]></category>
		<category><![CDATA[Primagama]]></category>
		<category><![CDATA[SD Muhammadiyah 4 Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[TK B Playgroup]]></category>
		<category><![CDATA[TK dan Playgroup Primagama]]></category>
		<category><![CDATA[TK Primagama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mutiara-hati.com/?p=526</guid>
		<description><![CDATA[Libur panjang berakhir. Mulai kemarin para buah hati kembali ke bangku sekolah. Berbagai hal dipersiapkan untuk menyambut dimulainya tahun ajaran baru. Zhafira Hajar dan Mohammad Fawa&#8217;az Dhawi, misalnya. Kakak beradik tersebut mengatakan sudah siap masuk sekolah. Berbagai peralatan sekolah yang selama liburan menjadi barang terlupakan kini mulai ditata lagi. &#8220;Sebagian besar beli baru. Kotak pensil, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Libur panjang berakhir. Mulai kemarin para buah hati kembali ke bangku sekolah. Berbagai hal dipersiapkan untuk menyambut dimulainya tahun ajaran baru. Zhafira Hajar dan Mohammad Fawa&#8217;az Dhawi, misalnya. Kakak beradik tersebut mengatakan sudah siap masuk sekolah.</p>
<p>Berbagai peralatan sekolah yang selama liburan menjadi barang terlupakan kini mulai ditata lagi. &#8220;Sebagian besar beli baru. Kotak pensil, buku tulis, dan tas baru sudah siap,&#8221; ujar Zhafira.</p>
<p>Zhafira mengatakan sudah ingin sekali kembali ke sekolah. Menurut dia, liburan selama tiga minggu dianggapnya terlalu lama hingga menimbulkan rasa bosan. &#8220;Kalau sekolah senang, bisa bertemu teman-teman,&#8221; ungkap siswa kelas 5 SD Muhammadiyah 4 Surabaya tersebut.</p>
<p>Demikian juga si kecil Fawa&#8217;az. Siswa TK B Playgroup dan TK Primagama tersebut menuturkan bahwa dirinya ingin cepat sekolah agar bisa bermain sepuasnya dengan teman-teman. &#8220;Di sekolah banyak mainan,&#8221; ungkap Fawa&#8217;az.</p>
<p>Tidak hanya peralatan yang mesti disiapkan jelang masuk sekolah seperti saat ini. Menurut ibunda dua bocah tersebut, Ema Nur Rochima, dirinya juga harus memunculkan lagi semangat bangun pagi. &#8220;Kalau biasanya libur boleh bangun siang, besok waktu masuk sekolah harus bangun pagi,&#8221; kata Ema.</p>
<p>Ema juga mengurangi jam yang biasa digunakan Zhafira dan Fawa&#8217;az untuk menonton TV dan bermain games di masa liburan. Agar tidak kaget, Ema mulai menerapkan aturan itu dua hari sebelum anak-anak mulai masuk sekolah. &#8220;Biar mereka mulai terbiasa dengan rutinitas sekolah lagi.&#8221; tambahnya.</p>
<p>Menyiapkan anak kembali ke sekolah setelah liburan panjang memang harus dilakukan. Khawatirnya, tanpa persiapan, anak bisa kaget begitu menjalani proses belajar. Mereka yang biasanya menghabiskan hari dengan bermain kala liburan mendadak dituntut berkutat dengan buku-buku.</p>
<p>Menurut Yudita Oktaviana, kepala TK dan Playgroup Primagama, hal pertama yang dilakukan dalam persiapan itu dalah mengingatkan anak bahwa liburan telah usai.</p>
<p>&#8220;Kalau bisa, dua atau tiga hari sebelum masuk sekolah anak-anak mulai dilatih bangun pagi lagi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Penyiapan itu juga harus dilakukan oleh sekolah. &#8221;Kalau bisa sekolah mengubah setting kelas agar anak menemukan sesuatu yang baru dan makin semangat sekolah.&#8221; katanya.</p>
<p>Umumnya sekolah juga memiliki program khusus untuk menampung masa adaptasi anak, yang disebut masa orientasi. </p>
<p>JPNN</p>
<a href="http://www.mutiara-hati.com/semangati-anak-kembali-ke-sekolah.html" title="artikel kembali ke sekolah">artikel kembali ke sekolah</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/semangati-anak-kembali-ke-sekolah.html" title="artikel kembali sekolah">artikel kembali sekolah</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/semangati-anak-kembali-ke-sekolah.html" title="kembali ke sekolah">kembali ke sekolah</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/semangati-anak-kembali-ke-sekolah.html" title="si kecil mulai masuk sekolah">si kecil mulai masuk sekolah</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/semangati-anak-kembali-ke-sekolah.html" title="tips mengarahkan anak di bangku TK">tips mengarahkan anak di bangku TK</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/semangati-anak-kembali-ke-sekolah.html" title="tips semangat sekolah anak">tips semangat sekolah anak</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.576 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mutiara-hati.com/semangati-anak-kembali-ke-sekolah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT RI ke-64 Mutiara Hati</title>
		<link>http://www.mutiara-hati.com/rangkaian-kegiatan-peringatan-hut-ri-ke-64-mutiara-hati.html</link>
		<comments>http://www.mutiara-hati.com/rangkaian-kegiatan-peringatan-hut-ri-ke-64-mutiara-hati.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 06:14:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[Kindergarten]]></category>
		<category><![CDATA[Mutiara Hati]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[playgroup]]></category>
		<category><![CDATA[Preschool]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mutiara-hati.com/rangkaian-kegiatan-peringatan-hut-ri-ke-64-mutiara-hati.html</guid>
		<description><![CDATA[Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT RI ke-64 &#8220;Mutiara Hati&#8221; Preschool &#038; Kindergarten : # Jumat, 14 Agustus 2009 mengadakan lomba untuk orangtua &#038; murid PlayGroup &#8211; TK, antara lain : - PG A : memindahkan dan memasukkan bendera ke dalam botol - PG B : menggiring kentang dengan centong nasi - TK A : berjalan mengapit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT RI ke-64 &#8220;<strong>Mutiara Hati</strong>&#8221; <strong>Preschool</strong> &#038; <strong>Kindergarten</strong> :<br />
# Jumat, 14 Agustus 2009 mengadakan lomba untuk orangtua &#038; murid <strong>PlayGroup</strong> &#8211; TK, antara lain :<br />
- PG A : memindahkan dan memasukkan bendera ke dalam botol<br />
- PG B : menggiring kentang dengan centong nasi<br />
- TK A : berjalan mengapit balon di antara 2 kaki<br />
- TK B : memasukkan paku ke dalam botol<br />
- orangtua : mendayung di lantai (beregu)</p>
<p># Sabtu, 15 Agustus 2009 mengikuti pawai jalan kaki untuk TK yang diadakan oleh UPT Dinas <strong>Kecamatan Ponorogo</strong></p>
<p># Minggu, 16 Agustus 2009 mengikuti pawai mobil untuk <strong>PAUD</strong> yang diadakan oleh UPT Dinas Kecamatan Ponorogo</p>
<p># Rabu, 19 Agustus 2009 mengikuti pawai pembangunan yang diadakan oleh <strong>Pemkab Ponorogo</strong>.</p>
<p>** Dalam rangka mengisi bulan Ramadhan, sekolah mengadakan kegiatan Pondok Ramadhan selama 1 minggu (24-28 Agustus 2009) yang diikuti oleh siswa yang beragama Islam, sedangkan untuk yang beragama Kristen&#038;Hindu, kegiatan diisi oleh guru agama masing-masing.</p>
<a href="http://www.mutiara-hati.com/rangkaian-kegiatan-peringatan-hut-ri-ke-64-mutiara-hati.html" title="kegiatan peringatan HUT RI">kegiatan peringatan HUT RI</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/rangkaian-kegiatan-peringatan-hut-ri-ke-64-mutiara-hati.html" title="RANCANGAN KEGIATAN HUT RI">RANCANGAN KEGIATAN HUT RI</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.525 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mutiara-hati.com/rangkaian-kegiatan-peringatan-hut-ri-ke-64-mutiara-hati.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Preschool &amp; Kindergarten Mutiara Hati mengikuti lomba HAN (Hari Anak Nasional)</title>
		<link>http://www.mutiara-hati.com/preschool-kindergarten-mutiara-hati-mengikuti-lomba-han-hari-anak-nasional.html</link>
		<comments>http://www.mutiara-hati.com/preschool-kindergarten-mutiara-hati-mengikuti-lomba-han-hari-anak-nasional.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 19:48:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Alsthon Brian Cahyono]]></category>
		<category><![CDATA[Devita Electric]]></category>
		<category><![CDATA[Dharma Wanita Persatuan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[Kindergarten]]></category>
		<category><![CDATA[Kindergarten di Ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[Mendongeng Sebelum Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Mutiara Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Play Group]]></category>
		<category><![CDATA[Play Group di ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[playgroup]]></category>
		<category><![CDATA[PlayGroup di ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[Ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[Preschool]]></category>
		<category><![CDATA[Preschool & Kindergarten]]></category>
		<category><![CDATA[Preschool & Kindergarten di ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[preschool di ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[TK Pemwilda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mutiara-hati.com/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[Pada hari Sabtu, 13 Juni 2009 &#8220;Mutiara Hati&#8221; Preschool &#038; Kindergarten mewakili kecamatan ponorogo untuk mengikuti lomba HAN (Hari Anak Nasional) kategori &#8220;Mendongeng Sebelum Tidur&#8220;, yang bertempat di TK Pemwilda &#8220;Dharma Wanita Persatuan&#8221; Ponorogo. Dalam lomba ini, Mutiara Hati diwakili oleh Mama Devita Electric dan anak Alsthon Brian Cahyono (3 th) dari Play Group A. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align=left src="http://www.mutiara-hati.com/wp-content/uploads/hari-anak-ponorogo.jpg" alt="hari anak ponorogo Preschool & Kindergarten Mutiara Hati mengikuti lomba HAN (Hari Anak Nasional)" title="hari-anak-ponorogo" width="200" height="160" class="alignnone size-full wp-image-373" />Pada hari Sabtu, 13 Juni 2009 &#8220;<strong>Mutiara Hati</strong>&#8221; <strong>Preschool &#038; Kindergarten</strong> mewakili kecamatan <strong>ponorogo</strong> untuk mengikuti lomba HAN (Hari Anak Nasional) kategori &#8220;<strong>Mendongeng Sebelum Tidur</strong>&#8220;, yang bertempat di <strong>TK Pemwilda</strong> &#8220;<strong>Dharma Wanita Persatuan</strong>&#8221; Ponorogo. </p>
<p>Dalam lomba ini, Mutiara Hati diwakili oleh Mama <strong>Devita Electric</strong> dan anak <strong>Alsthon Brian Cahyono</strong> (3 th) dari <strong>Play Group A</strong>. </p>
<p>Dan Mutiara Hati berhasil memperoleh juara I se-<strong>Kabupaten Ponorogo</strong> untuk kategori ini. Oleh karena itu Mutiara hati berhak mewakili Kabupaten Ponorogo maju ke tingkat Propinsi pada tanggal 15 Juli 2009. Congratulation !!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mutiara-hati.com/preschool-kindergarten-mutiara-hati-mengikuti-lomba-han-hari-anak-nasional.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mainan Kreatif yang Murah,  Origami Rangsang Imajinasi Anak</title>
		<link>http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html</link>
		<comments>http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 21:47:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[belajar membuat origami]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[imajinasi]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas]]></category>
		<category><![CDATA[mainan kertas lipat]]></category>
		<category><![CDATA[mainan kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Origami]]></category>
		<category><![CDATA[origami untuk anak]]></category>
		<category><![CDATA[pakar origami]]></category>
		<category><![CDATA[playgroup]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah dasar]]></category>
		<category><![CDATA[seni melipat kertas]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[TK]]></category>
		<category><![CDATA[usia balita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mutiara-hati.com/v2/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[MAINAN yang menyenangkan bagi anak tidak harus mahal. Origami atau seni melipat kertas asal Negeri Sakura bisa menjadi salah satu alternatif pilihan mainan murah, namun menyenangkan. Hanya dibutuhkan kertas lipat warna-warni, lem, dan gunting. Dengan ketiga benda tersebut, anak-anak bisa membuat origami dengan berbagai bentuk. Namun, untuk anak-anak usia balita hingga taman kanak-kanak (TK), lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align=left class=tepi src="http://www.mutiara-hati.com/wp-content/uploads/origami.jpg" alt="origami Mainan Kreatif yang Murah,  Origami Rangsang Imajinasi Anak" title="origami" width="250" class="alignleft size-full wp-image-309" />MAINAN yang menyenangkan bagi anak tidak harus mahal. <strong>Origami</strong> atau <strong>seni melipat kertas</strong> asal Negeri Sakura bisa menjadi salah satu alternatif pilihan mainan murah, namun menyenangkan. Hanya dibutuhkan kertas lipat warna-warni, lem, dan gunting. Dengan ketiga benda tersebut, anak-anak bisa membuat origami dengan berbagai bentuk.</p>
<p>Namun, untuk anak-anak <strong>usia balita</strong> hingga <strong>taman kanak-kanak</strong> (<strong>TK</strong>), lebih baik hanya menggunakan kertas lipat dan lem. &#8221;Gunting terlalu berbahaya untuk anak-anak pada usia tersebut,&#8221; kata <strong>pakar origami</strong> dari Yayasan ALIT Gunardi Aswantoro. Penggunaan gunting bisa mulai diterapkan kepada anak-anak usia SD.</p>
<p>Karena mudah dan murah, permainan yang satu itu mulai banyak dikembangkan dan diterapkan di sejumlah <strong>playgroup</strong>, taman kanak-kanak (TK), hingga <strong>sekolah dasar</strong> (<strong>SD</strong>). Seni melipat asal Jepang itu memang tidak hanya menyenangkan, tapi juga memberikan banyak manfaat bagi anak-anak.</p>
<p>Menurut Gunardi yang juga manajer program Yayasan ALIT, origami memiliki manfaat yang beragam. Salah satu di antaranya, mengajak anak belajar mengembangkan kreativitas.</p>
<p>Dengan belajar origami, anak-anak bisa belajar membuat model origami yang jumlahnya puluhan. &#8221;Dengan arahan yang tepat, seorang anak bisa memilih model origami yang ingin dibuatnya. Kalau sudah mahir, dia pasti ingin menciptakan model origami ciptaan sendiri,&#8221; jelas Gunardi. Dari situ, lanjut Gunardi, imajinasi atau daya khayal anak otomatis ikut berkembang.</p>
<p>Selain merangsang <strong>kreativitas</strong> dan <strong>imajinasi</strong>, membuat origami juga bisa mengasah mental geometrik anak. Maksudnya, pada usia dini, anak sudah mengenal rancang bangun. &#8221;Jadi, sejak kecil mereka sudah paham bentuk-bentuk seperti diagonal, segitiga siku-siku, sampai segitiga sama sisi,&#8221; tutur pria 36 tahun itu.</p>
<p>Origami juga dapat melatih motorik halus dan merangsang tumbuhnya motivasi kepada anak. Untuk itu, lanjut Gunardi, jika seorang anak berhasil membuat sebuah model, dia pasti terdorong untuk membuat model yang lebih rumit dan membutuhkan ketelatenan yang tinggi. &#8221;Anak itu seolah dituntut untuk menjadi lebih tekun, telaten, dan teliti tanpa merasa bosan. Itu berdampak, jika suatu hari nanti dihadapkan pada suatu permasalahan, dia tidak akan dengan mudah menyerah,&#8221; ujar pria yang akrab disapa Sensei oleh murid-muridnya itu.</p>
<p>Selain membawa manfaat bagi perkembangan otak anak, origami ternyata menjadi media komunikasi yang baik. Menurut Gunardi, membuat origami bersama di dalam kelas bisa membantu menjalin komunikasi antarteman sebaya. &#8221;Mereka bisa saling meminjam peralatan atau menanyakan model origami apa yang mereka buat,&#8221; lanjut ayah dua putra itu.</p>
<p>Gunardi sendiri menggunakan origami sebagai media untuk mendongeng. Setiap selesai membuat origami bersama, dia akan menceritakan sebuah <strong>dongeng</strong> dengan origami sebagai alat bantu. &#8221;Selain anak-anak tidak bosan, ceritanya juga lebih menarik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk itu, Gunardi mengharapkan peran aktif orang tua di rumah. &#8221;Paling tidak, orang tua bisa ikut mengarahkan putra-putrinya ketika mereka membuat origami sehingga terjalin komunikasi,&#8221; kata pria yang mulai menekuni origami sejak September tahun lalu itu.</p>
<p><em>sumber : JPNN</em></p>
<a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="mainan kreatif">mainan kreatif</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="mainan kertas lipat">mainan kertas lipat</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="belajar membuat origami">belajar membuat origami</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="origami untuk anak">origami untuk anak</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="origami untuk anak-anak">origami untuk anak-anak</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="origami untuk anak tk">origami untuk anak tk</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="mainan kreatif anak">mainan kreatif anak</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="origami anak tk">origami anak tk</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="origami hati">origami hati</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="origami">origami</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.309 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Mata Uang sejak Dini</title>
		<link>http://www.mutiara-hati.com/belajar-mata-uang-sejak-dini.html</link>
		<comments>http://www.mutiara-hati.com/belajar-mata-uang-sejak-dini.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 02:10:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[mata uang]]></category>
		<category><![CDATA[playgroup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mutiara-hati.com/v2/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[TIDAK mudah mengajarkan sesuatu yang susah dimengerti kepada anak-anak. Namun, selalu ada cara untuk membuatnya mudah. Di antaranya lewat permainan yang menyenangkan. Misalnya, mengenalkan nilai mata uang dengan metode mini bazar. &#8220;Kalau cuma diajari teori di kelas, mereka hanya akan membayangkan. Padahal, anak-anak itu paling mudah mengerti jika mengalami secara langsung,&#8221; jelas Bernice Joy. Untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TIDAK mudah mengajarkan sesuatu yang susah dimengerti kepada anak-anak. Namun, selalu ada cara untuk membuatnya mudah. Di antaranya lewat permainan yang menyenangkan. Misalnya, mengenalkan nilai <strong>mata uang</strong> dengan metode mini bazar.</p>
<p>&#8220;Kalau cuma diajari teori di kelas, mereka hanya akan membayangkan. Padahal, anak-anak itu paling mudah mengerti jika mengalami secara langsung,&#8221; jelas Bernice Joy.</p>
<p>Untuk membuatnya nyata, para murid dari usia <strong>playgroup</strong> hingga taman kanak-kanak (TK) itu dilibatkan dalam kegiatan mini bazar. Mereka bermain peran. Ada yang menjadi penjual, ada yang menjadi pembeli.</p>
<p>Namun, tidak semua anak bisa menjadi penjual. Yang bisa menjadi penjual maupun pembeli adalah murid-murid TK B. &#8220;Sebab, dari segi usia, mereka lebih mengerti. Di samping itu, mereka sudah mengenal tanggung jawab. Jadi, ketika diserahi tugas menjual, mereka sudah mengerti bahwa benda tersebut harganya sekian. Sedangkan anak-anak PG dan TK A masih terlalu kecil untuk hal-hal tersebut,&#8221; lanjut Joy. Untuk itu, para murid playgroup dan TK A hanya bermain peran sebagai pembeli.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, ada dua nilai mata uang yang diperkenalkan, yakni pecahan Rp 500 dan Rp 1.000. Setiap anak dibekali uang Rp 2.500.</p>
<p>Disesuaikan dengan usia anak-anak yang kebanyakan berusia di bawah lima tahun, barang-barang yang dijual juga sederhana. Untuk makanan, ada empat jenis makanan. Yakni, mi goreng, black forest, sandwich, dan sate telur puyuh. Sedangkan minuman hanya dua jenis, yaitu secangkir jus jeruk dan teh. Agar mudah dipahami, harga barang diseragamkan. Makanan seharga Rp 1.000, sedangkan minuman Rp 500.</p>
<p>Agar mirip suasana bazar, makanan dan minuman tersebut ditata berjajar di tiga meja. Murid TK B yang menjadi penjual pun mengenakan celemek dan topi ala koki.</p>
<p>Sebelum membeli, para calon pembeli harus menukarkan uang mereka dengan kupon terlebih dahulu. Bukan sekadar kupon biasa, kupon tersebut bertulisan Rp 1.000 atau Rp 500. &#8220;Itu merupakan pengganti uang, dengan menukarkan uang menjadi kupon, mereka juga belajar mengenali nilai mata uang,&#8221; tutur Joy.</p>
<p>Selain harus memperhatikan nilai mata uang dan barang yang harus dibeli, setiap murid juga diajari tentang etika membeli dan menjual. Sesuai dengan program sekolah, kegiatan tersebut menggunakan bahasa Inggris. Misalnya, penjual selalu mengatakan, what do you want to buy? Sedangkan sang pembeli menjawab, &#8220;I want to buy&#8230; .&#8221;</p>
<p><em>sumber : JPNN</em></p>
<a href="http://www.mutiara-hati.com/belajar-mata-uang-sejak-dini.html" title="belajar mata uang">belajar mata uang</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/belajar-mata-uang-sejak-dini.html" title="pelajaran mata uang kelas IV">pelajaran mata uang kelas IV</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.237 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mutiara-hati.com/belajar-mata-uang-sejak-dini.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
