<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mutiara Hati &#187; pakar origami</title>
	<atom:link href="http://www.mutiara-hati.com/tag/pakar-origami/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.mutiara-hati.com</link>
	<description>a different touch to be smart</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 12:48:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Mainan Kreatif yang Murah,  Origami Rangsang Imajinasi Anak</title>
		<link>http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html</link>
		<comments>http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 21:47:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[belajar membuat origami]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[imajinasi]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas]]></category>
		<category><![CDATA[mainan kertas lipat]]></category>
		<category><![CDATA[mainan kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Origami]]></category>
		<category><![CDATA[origami untuk anak]]></category>
		<category><![CDATA[pakar origami]]></category>
		<category><![CDATA[playgroup]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah dasar]]></category>
		<category><![CDATA[seni melipat kertas]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[TK]]></category>
		<category><![CDATA[usia balita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mutiara-hati.com/v2/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[MAINAN yang menyenangkan bagi anak tidak harus mahal. Origami atau seni melipat kertas asal Negeri Sakura bisa menjadi salah satu alternatif pilihan mainan murah, namun menyenangkan. Hanya dibutuhkan kertas lipat warna-warni, lem, dan gunting. Dengan ketiga benda tersebut, anak-anak bisa membuat origami dengan berbagai bentuk. Namun, untuk anak-anak usia balita hingga taman kanak-kanak (TK), lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align=left class=tepi src="http://www.mutiara-hati.com/wp-content/uploads/origami.jpg" alt="origami Mainan Kreatif yang Murah,  Origami Rangsang Imajinasi Anak" title="origami" width="250" class="alignleft size-full wp-image-309" />MAINAN yang menyenangkan bagi anak tidak harus mahal. <strong>Origami</strong> atau <strong>seni melipat kertas</strong> asal Negeri Sakura bisa menjadi salah satu alternatif pilihan mainan murah, namun menyenangkan. Hanya dibutuhkan kertas lipat warna-warni, lem, dan gunting. Dengan ketiga benda tersebut, anak-anak bisa membuat origami dengan berbagai bentuk.</p>
<p>Namun, untuk anak-anak <strong>usia balita</strong> hingga <strong>taman kanak-kanak</strong> (<strong>TK</strong>), lebih baik hanya menggunakan kertas lipat dan lem. &#8221;Gunting terlalu berbahaya untuk anak-anak pada usia tersebut,&#8221; kata <strong>pakar origami</strong> dari Yayasan ALIT Gunardi Aswantoro. Penggunaan gunting bisa mulai diterapkan kepada anak-anak usia SD.</p>
<p>Karena mudah dan murah, permainan yang satu itu mulai banyak dikembangkan dan diterapkan di sejumlah <strong>playgroup</strong>, taman kanak-kanak (TK), hingga <strong>sekolah dasar</strong> (<strong>SD</strong>). Seni melipat asal Jepang itu memang tidak hanya menyenangkan, tapi juga memberikan banyak manfaat bagi anak-anak.</p>
<p>Menurut Gunardi yang juga manajer program Yayasan ALIT, origami memiliki manfaat yang beragam. Salah satu di antaranya, mengajak anak belajar mengembangkan kreativitas.</p>
<p>Dengan belajar origami, anak-anak bisa belajar membuat model origami yang jumlahnya puluhan. &#8221;Dengan arahan yang tepat, seorang anak bisa memilih model origami yang ingin dibuatnya. Kalau sudah mahir, dia pasti ingin menciptakan model origami ciptaan sendiri,&#8221; jelas Gunardi. Dari situ, lanjut Gunardi, imajinasi atau daya khayal anak otomatis ikut berkembang.</p>
<p>Selain merangsang <strong>kreativitas</strong> dan <strong>imajinasi</strong>, membuat origami juga bisa mengasah mental geometrik anak. Maksudnya, pada usia dini, anak sudah mengenal rancang bangun. &#8221;Jadi, sejak kecil mereka sudah paham bentuk-bentuk seperti diagonal, segitiga siku-siku, sampai segitiga sama sisi,&#8221; tutur pria 36 tahun itu.</p>
<p>Origami juga dapat melatih motorik halus dan merangsang tumbuhnya motivasi kepada anak. Untuk itu, lanjut Gunardi, jika seorang anak berhasil membuat sebuah model, dia pasti terdorong untuk membuat model yang lebih rumit dan membutuhkan ketelatenan yang tinggi. &#8221;Anak itu seolah dituntut untuk menjadi lebih tekun, telaten, dan teliti tanpa merasa bosan. Itu berdampak, jika suatu hari nanti dihadapkan pada suatu permasalahan, dia tidak akan dengan mudah menyerah,&#8221; ujar pria yang akrab disapa Sensei oleh murid-muridnya itu.</p>
<p>Selain membawa manfaat bagi perkembangan otak anak, origami ternyata menjadi media komunikasi yang baik. Menurut Gunardi, membuat origami bersama di dalam kelas bisa membantu menjalin komunikasi antarteman sebaya. &#8221;Mereka bisa saling meminjam peralatan atau menanyakan model origami apa yang mereka buat,&#8221; lanjut ayah dua putra itu.</p>
<p>Gunardi sendiri menggunakan origami sebagai media untuk mendongeng. Setiap selesai membuat origami bersama, dia akan menceritakan sebuah <strong>dongeng</strong> dengan origami sebagai alat bantu. &#8221;Selain anak-anak tidak bosan, ceritanya juga lebih menarik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk itu, Gunardi mengharapkan peran aktif orang tua di rumah. &#8221;Paling tidak, orang tua bisa ikut mengarahkan putra-putrinya ketika mereka membuat origami sehingga terjalin komunikasi,&#8221; kata pria yang mulai menekuni origami sejak September tahun lalu itu.</p>
<p><em>sumber : JPNN</em></p>
<a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="mainan kreatif">mainan kreatif</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="mainan kertas lipat">mainan kertas lipat</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="belajar membuat origami">belajar membuat origami</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="origami untuk anak">origami untuk anak</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="origami untuk anak-anak">origami untuk anak-anak</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="origami untuk anak tk">origami untuk anak tk</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="mainan kreatif anak">mainan kreatif anak</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="origami anak tk">origami anak tk</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="origami hati">origami hati</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html" title="origami">origami</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.292 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mutiara-hati.com/mainan-kreatif-yang-murah-origami-rangsang-imajinasi-anak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
