<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mutiara Hati &#187; inteligensia anak</title>
	<atom:link href="http://www.mutiara-hati.com/tag/inteligensia-anak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.mutiara-hati.com</link>
	<description>a different touch to be smart</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 12:48:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Stimulasi IQ-EQ-SQ sejak Prasekolah</title>
		<link>http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html</link>
		<comments>http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 01:39:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[emotional quotient]]></category>
		<category><![CDATA[EQ anak]]></category>
		<category><![CDATA[intelegence quotient]]></category>
		<category><![CDATA[inteligensi]]></category>
		<category><![CDATA[inteligensi tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[inteligensia anak]]></category>
		<category><![CDATA[IQ anak]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[prasekolah]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual quotient]]></category>
		<category><![CDATA[SQ anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mutiara-hati.com/v2/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Konsep tradisional tentang inteligensi seseorang mengemukakan bahwa tingkat kecerdasan merupakan faktor bawaan yang sudah ditentukan sejak lahir. Karena itu, siapa pun tidak dapat mengubah, apalagi meningkatkan, kadar inteligensi seseorang. Namun, seiring perkembangan pendidikan, konsep tersebut mulai tergeser oleh hasil penelitian yang secara intens mempelajari cara meningkatkan kecerdasan seseorang. Hasilnya, tingkat kecerdasan seseorang dapat ditingkatkan. Caranya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align=left class=tepi src="http://www.mutiara-hati.com/v2/wp-content/uploads/pre-school-mutiara-hati-31.jpg" alt="pre school mutiara hati 31 Stimulasi IQ EQ SQ sejak Prasekolah" title="pre-school-mutiara-hati-31" width="250" height="167" class="alignleft size-full wp-image-160" />Konsep tradisional tentang inteligensi seseorang mengemukakan bahwa tingkat kecerdasan merupakan faktor bawaan yang sudah ditentukan sejak lahir. Karena itu, siapa pun tidak dapat mengubah, apalagi meningkatkan, kadar inteligensi seseorang.</p>
<p>Namun, seiring perkembangan pendidikan, konsep tersebut mulai tergeser oleh hasil penelitian yang secara intens mempelajari cara meningkatkan kecerdasan seseorang. Hasilnya, tingkat kecerdasan seseorang dapat ditingkatkan. Caranya, antara lain, menyekolahkan dan meningkatkan asupan gizi untuk perkembangan saraf otak.</p>
<p>Upaya meningkatkan intelektual peserta didik di sekolah tidak mungkin dilakukan secara instan. Hal itu harus dilakukan secara stimultan sejak dini, sejak usia prasekolah, dengan menyediakan atau menciptakan lingkungan yang memberi stimulasi intelektual. Sebab, inteligensia anak tidak akan berkembang hanya dengan memperhatikan sudut gizi tanpa memperhatikan sudut lingkungan.</p>
<p>Dari sudut pendidikan, inteligensi didefinisikan sebagai kemampuan mengunakan potensi intelek untuk belajar. Sedangkan hasil belajar merupakan pengetahuan yang dimulai dari pengalaman indra, persepsi, imajinasi, konsentrasi, abstraksi, penilaian, dan penalaran. Proses tersebut menyangkut daya ingat atas bahan yang diperoleh sebelumnya, kemudian dikeluarkan untuk proses lebih lanjut (M.S. Hadisubrata, 1988)</p>
<p>Secara kongkret dapat dikatakan, anak dengan kadar intelek dan inteligensi tinggi (cerdas) adalah anak yang pengamatannya tajam, daya persepsi dan imajinasinya kuat, daya abstraksi dan apresiasinya tinggi, daya penalarannya lurus, serta daya konsentarsi dan daya ingatnya kuat.</p>
<p>Pertanyaannya, seberapa jauh urgensi stimulasi untuk merangsang perkembangan IQ (intelegence quotient), EQ (emotional quotient), dan SQ (spiritual quotient)? Hasil penelitian psikolog Skeels dan Dye (1938), White (1971), dan psikolog lain menyimpulkan hal-hal berikut.</p>
<p>Pertama, tanpa stimulasi dari lingkungan, anak tidak akan dapat mengaktualisasikan potensi inteleknya secara maksimal. Di sini, anak belum mencapai titik IQ, EQ, dan SQ optimal yang seharusnya bisa dicapai.</p>
<p>Kedua, ada kecenderungan para ahli untuk merangsang perkembangan inteligensi secara maksimal dalam dua kategori, nonverbal dan verbal. Yang termasuk nonverbal adalah aktivitas untuk merangsang pengakraban indera seperti mainan dan aktivitas fisik lain sejenis.</p>
<p>Sedangkan yang dimaksud verbal adalah berbicara, menghafal, mengajar bahasa, dan sejenisnya. Bagi peserta didik di kelas rendah (SD, TK, playgroup), dua jenis rangsangan itu merupakan learn climate (iklim belajar) seperti halnya yang terjadi pada peserta didik di kelas menengah (SMP, SMA).</p>
<p>Yang paling perlu diingat dalam rangka stimulasi kecerdasan, emosi, dan spiritual adalah peran orang tua dan guru sama-sama penting. Fungsi sekolah dan lingkungan keluarga, dan tempat bermain sama vitalnya. Semua harus saling mendukung, tidak boleh ada satu aspek pun yang lemah.</p>
<p>Untuk mendapatkan tingkat intelektual yang optimal di semua jenjang pendidikan, stimulasi harus dilakukan sejak dini, bahkan sejak prasekolah. Pada masa bayi, orang tua bertanggung jawab merangsang indera, aktivitas motorik, dan bahasa. Idealnya, anak usia 12 bulan harus bisa menjawab pertanyaan kita. Meski, saat ditanya &#8220;mana mobilnya&#8221;, anak hanya menunjuk ke lantai seraya merangkak mengambil mobil-mobilannya.</p>
<p>Karena itu, perlu sekali merangsang inteligensi peserta didik sedini mungkin, sejak usia pembentukan, saat masih mudah merangsang perkembangan kecerdasan, emosi, dan fisik. Grade perkembangan yang diperoleh pada masa balita itulah yang nanti menjadi dasar pola perkembangan inteligensi selanjutnya. Sehingga, tidak aneh bila tingkat kecerdasan, stabilitas emosi, dan kepekaan sosial peserta didik di tingkat SMP/SMA sangat variatif meski mereka belajar di satuan pendidikan dengan fasilitas sama.</p>
<p><em>sumber : JPNN<br />
Oleh: Ismawati, Guru SMP At-Tholhawiyah Modung, Bangkalan</em></p>
<a href="http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html" title="iq eq sq">iq eq sq</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html" title="artikel IQ EQ SQ">artikel IQ EQ SQ</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html" title="artikel tentang IQ">artikel tentang IQ</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html" title="artikel SQ">artikel SQ</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html" title="stimulasi lingkungan">stimulasi lingkungan</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html" title="pelajaran sq">pelajaran sq</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html" title="artikel IQ">artikel IQ</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html" title="meningkatkan sq">meningkatkan sq</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html" title="artikel tentang IQ SQ EQ">artikel tentang IQ SQ EQ</a>, <a href="http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html" title="IQ EQ DAN SQ DALAM KANDUNGAN">IQ EQ DAN SQ DALAM KANDUNGAN</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.562 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mutiara-hati.com/stimulasi-iq-eq-sq-sejak-prasekolah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
