Anak Hiperaktif, Dianjurkan Ikut Kelas Inklusi
Anak hiperaktif sering digambarkan sebagai pembuat onar. Karena itu, tak sedikit yang bertanya, bagaimana jika anak hiperaktif disekolahkan di sekolah umum dan membuat kekacauan di kelas?
Tentu, kelas menjadi tidak nyaman sehingga memecah konsentrasi belajar murid lain. Anak yang bersangkutan juga tidak bisa berkembang dengan baik. “Sejak awal, sebaiknya orang tua dan guru sama-sama tahu apakah si anak normal atau tidak,” kata Dadang Bagoes Prihantono SPd, guru kelas 4 praklasikal SDN Klampis Ngasem I/264 (inklusi), Surabaya.
Dia menegaskan, jangan sekali-sekali orang tua menyembunyikan keadaan anak dan memaksanya masuk kelas reguler. “Kelas reguler adalah tempat untuk anak-anak biasa,” tuturnya.
Lebih lengkap …