Mengatasi Anak Egois

Cara Menghilangkan Sifat Egois
· Menjadi model bagi anak dengan prilaku kita sehari-hari yang toleran dan peduli dengan sekitar.
· Mengekpresikan rasa kagum kita akan prilaku anak yang pantas dihargai. Contoh; “Dinda suka menolong ya, membantu ummi dan menemani adik bermain”.
· Meningkatkan harga diri anak. Contoh: “Setelah Ade sekolah di TK, sekarang menjadi semakin baik, ya”.
· Menghargai anak dan menerima kekurangannya. Contoh: “Zidan mau berbagi mainan itu memang susah, tapi kita bisa mencobanya kok”.
· Memberi kesempatan pada anak untuk bermain peran sebagai teman yang baik.
· Saling bercerita (interaktif) tentang nilai-nilai yang baik daam berteman. Contoh: suka menolong, suka berbagi, suka menunggu giliran dan lainnya.
· Memberi penguatan pada anak untuk perubahan perilaku anak, sekalipun sedikit. Contoh:”Subhanallah, puteri ummi sekarang mau meminjamkan mainan ke teman-temannya”.
· Menjelaskan alasan mengapa ada anak yang tidak disukai oleh teman-temannya dengan menggunakan bahasa yang sederhana. Contoh: “Kasihan ya, si Andi, teman-temannya jarang yang main ke rumahnya lagi, karena Andi tak mau berbagi mainan.
Yang Harus Dihindari :
· Melabel anak secara negatif. Contoh : ”Kamu ini pelit banget, sih”.
· Setuju dengan pandangan anak tentang dirinya: “Pantas saja gak ada yang mau main kesini. Kamu juga sih, seringnya ngatur-ngatur teman”.
· Setuju dengan pandangan anak tentang orang lain. Contoh: “Ya sudah, kamu kan bilang temanmu itu cengeng, jadi gak usah lagi main sama dia”.
· Meminimalkan interaksi anak dengan temannya. Contoh: “Anak-anak jangan main di sini ya, ummi gak mau rumahnya jadi berantakan. Siapa ayo yang bereskan nanti? Tidak ada yang bisa kan?”.
· Memanjakan anak dan menuruti segala kemauannya dengan dasar ungkapan sayang.
· Membantu anak dalam segala hal. Contoh: “Ya sudah nanti ummi yang ambilkan mainannya di rumah temanmu, kamu nonton saja dengan mbak”.
· Menolak anak sehingga menyebabkan anak khawatir untuk dekat dengan orang lain. Contoh: “Sudah sana, jangan dekat sini, ummi lagi repot, nanti kerjaan ummi gak selesai-selesai”.
oleh: Psikolog Lara Fridani, S.Psi, M.Psych – Dosen Pendidikan Anak Usia Dini
Incoming search terms for the article:
- cara mengatasi sifat egois (9)
- cara mengatasi anak nakal (2)
- cra mengatasi anak egois (2)
- artikel cara mengatasi anak nakal banget (1)
- mengatasi ank 3 tahun yang egois (1)
- mengatasi anak nakal di rumah (1)
- mengatasi anak nakal (1)
- lara fridani (1)
- hadapi anak egois (1)
- CONTOH PENGGUNAAN TEKNIK BERMAIN PERAN UNTUK ANAK TK (1)