Gigi Terlambat Muncul, itu Biasa





gigi bayiGENAP setahun sudah usia Rayna. Namun, giginya belum juga tumbuh. Padahal, teman-teman sebayanya sudah memiliki enam hingga delapan gigi. Jelas, orang tua Rayna khawatir. Mereka takut anaknya punya masalah pada gigi.

Menurut drg Wulandari Patria SpKGA, orang tua tak perlu risau bila gigi anaknya belum keluar. Sebab, tipe perkembangan setiap anak berbeda. Ada yang pertumbuhan fisiknya lebih cepat. Ada pula anak yang lebih dahulu bisa bicara, sedangkan teman sebayanya belum. ”Mungkin Rayna termasuk yang begitu,” katanya.

Toh, meski terbilang terlambat daripada teman sebayanya, gigi anak akan tumbuh dengan sendirinya nanti. ”Jika orang tua khawatir, anak sebaiknya diperiksakan ke dokter gigi,” kata spesialis dokter gigi anak itu.

Ditambahkan, orang tua juga bisa membawa anaknya agar kondisi mulutnya difoto. Dari hasil foto tersebut, akan diketahui mengapa gigi sulung tak kunjung keluar. ”Kalau benih giginya ada dan kondisi gusinya baik, orang tua tak perlu khawatir,” imbuh Wulandari.

Mungkinkah kasus Rayna terkait dengan kurangnya asupan kalsium saat dalam kandungan? Wulandari mengatakan, benih gigi sudah terbentuk pada usia kehamilan dua bulan. Jika kecukupan mineral tak terpenuhi, pertumbuhan gigi akan terpengaruh. ”Ada beberapa mineral lain yang mendukung pertumbuhan gigi. Jadi, tak hanya kalsium,” terangnya.

Umumnya, pada usia lima-enam bulan, gigi sulung bayi sudah keluar. Yang keluar lebih dahulu adalah gigi seri depan bawah dan atas. Pada usia dua tahun, gigi sulung biasanya sudah lengkap.

Saat gigi keluar, lanjut Wulandari, ada kalanya anak jadi rewel. Bahkan, ada juga yang disertai demam. Itu disebabkan gigi akan menembus lapisan gusi. Hal tersebut membuat bayi kesakitan. ”Reaksi itulah yang membuat bayi jadi rewel,” terang Wulandari.

Selain itu, keluarnya gigi sulung disertai gejala bayi ngeces (air liur menetes terus). Biasanya, bayi juga jadi ingin menggigit semua barang yang ada di jangkauannya. Itu terjadi mungkin karena bayi merasa gusinya gatal.

”Lebih baik berikan teether, mainan penggigit yang aman. Cara tersebut juga merangsang gigi cepat keluar,” jelas alumnus FKG Unair tersebut. Dengan menggigit, gigi (yang berada di dalam) akan menekan gusi. Kondisi tersebut akan bisa mempercepat gigi keluar.

sumber : JPNN

Incoming search terms for the article:


Baca juga ...

  • Tungkai Anak Nyeri Hanya pada Malam Hari
  • Jauhkan Pesawat Televisi dari Kamar Anak
  • Anak Hiperaktif, Dianjurkan Ikut Kelas Inklusi
  • Resensi Buku : Rahasia Makanan Enak dan Sehat Buat si Kecil
  • Jeruk Nipis Atasi Serak
  • Selamat Datang di website Mutiara Hati
  • Usulkan Pendidikan S-1 PAUD
  • Pos PAUD Terpadu, Mempermulus Jalan Anak Menuju Generasi Unggul
  • Ngompol-Mendengkur pada Anak, Aman atau Berisiko ?
  • Menjadikan Anak Didik Penuh Cinta

  • Belum ada tanggapan

    Berikan tanggapan





    XHTML: Anda bisa menggunakan tag : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

    Improve the web with Nofollow Reciprocity.
    Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.