Permainan Tradisional Bermanfaat Bagi Anak
Presiden Children International Summer Village (CISV) Indonesia, Dharmesti Shindunatha mengatakan berbagai permainan tradisional yang ada di berbagai daerah patut untuk tetap kita jaga. Menurutnya, permainan tradisional memiliki nilai-nilai pendidikan dan kearifan lokal yang berakar.
Menurut Dharmesti, kalau sebuah permainan daerah betul-betul dikuasai sesuai dengan jenis dan batas usia, akan berdampak positif terhadap pertumbuhan anak. Selain itu, permainannya juga tidak kalah seru dibanding berbagai mainan yang disuguhkan oleh gadget.
Lebih lengkap …
mhati
19 May 2012
Artikel
Antusias, Jakarta Pusat, Kalah, Kanisius, Lingkungan, Mainan, Menteng, Nilai, Pendidikan, permainan tradisional, Permainan Tradisional Bermanfaat Bagi Anak, Remaja
Rajin Menonton TV, Anak Malas Belajar
Sebaiknya orangtua tidak membiarkan anak mereka terlalu lama menonton televisi. Banyak sisi negatif dari anak yang terlalu sering berada di depan televisi, terlebih kalau jenis tontonan tidak bersifat mendidik.
Penelitian menunjukkan bahwa anak yang rajin menonton televisi biasanya menjadi malas membaca dan belajar sehingga prestasinya menurun atau lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang menonton.
Lebih lengkap …
mhati
18 May 2012
Artikel
Acara, Anak Malas Belajar, Biro Psikologi, Film Film, games online, Gosip, Membaca, Minat, Penelitian, Pornografi, Rajin Menonton TV, Sinetron, Teman
Stimulasi Otak Anak lewat Mainan
Atensi dan konsentrasi sangat diperlukan untuk membantu anak-anak meningkatkan kecerdasannya, mengerjakan tugas dari yang sederhana sampai yang kompleks. Atensi dan konsentrasi ini merupakan prasyarat yang dibutuhkan agar anak bisa belajar dan meningkatkan perkembangan otak dengan maksimal.
“Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk membantu anak memiliki atensi dan konsentrasi. Selain dengan nutrisi yang tepat, otak anak juga bisa dirangsang dengan stimulasi buatan yang dilakukan orangtua,” ungkap psikolog Dr Lucia RM Royanto.
Lebih lengkap …
mhati
18 May 2012
Artikel
Emas, Enfagrow, Flash Card, Interaksi, Mainan Bayi, memaksimalkan perkembangan otak anak, meningkatkan kualitas otak anak, menstimulasi anak, Nutrisi, Orangtua, Perkembangan Otak, Permainan Anak, Psikolog, Stimulasi Otak Anak lewat Mainan, Talkshow, Tempat Tidur Bayi, Toko, Usia
Penggunaan Gadget pada anak, Hindarkan sebelum Usia 6 Tahun
Anak-anak menggunakan handphone, bahkan laptop, sudah menjadi pemandangan lumrah saat ini. Bahkan, anak balita (di bawah lima tahun) pun tak sedikit yang sudah main HP atau laptop. Sebetulnya, kapan sebaiknya anak mulai diperkenalkan dengan HP dan laptop?
Menurut dr Ahmad Suryawan SpA, ada perbedaan tingkat kematangan organ pada orang dewasa dan anak-anak. Pada orang dewasa, semua organ atau bagian tubuh sudah matang dan berfungsi dengan baik.
Lebih lengkap …
mhati
30 January 2012
Artikel
Balita, Dokter, Dr Soetomo, Gadget, Gelombang Elektromagnetik, handphone, Hindarkan sebelum Usia 6 Tahun, Kembang, Orang Dewasa, Pemandangan, Penggunaan Gadget pada anak, Usia
Resensi Buku : Mengenal Anak Hiperaktif Sejak Dini
Judul : Anak Hiperaktif : Cara Cerdas Menghadapi Anak Hiperaktif dan Gangguan Konsentrasi
Penulis : Ferdinand Zaviera
Penerbit : Ar-Ruzz Media – Yogyakarta
Cetakan I : Juni 2007
Tebal : 184 halaman
Lebih lengkap …
mhati
23 January 2012
Artikel
Anak Hiperaktif, Anak Hiperaktif : Cara Cerdas Menghadapi Anak Hiperaktif dan Gangguan Konsentrasi, Autis, Batita, Cara Cerdas Menghadapi Anak Hiperaktif dan Gangguan Konsentrasi, Cerdas, Ferdinand Zaviera, Gejala Autis, hiperaktif, Lulus, Membaca Buku, Mengenal Anak Hiperaktif Sejak Dini, Penerbit, Pengetahuan, Penulis, Perguruan Tinggi, Pria, Resensi Buku, Resensi Buku : Mengenal Anak Hiperaktif Sejak Dini, Usia, Yogyakarta
Tips Cara Mengajari Anak Berbagi
Mengajari anak untuk bisa berbagi dengan orang lain mungkin susah-susah gampang. Maklum, di usia mereka memiliki suatu barang adalah sebuah kesenangan.
Mengenalkan pelajaran beramal sejak dini kepada anak akan memberi nilai positif untuk kehidupan mereka kelak. Anda pun akan merasakan kebahagiaan saat melihatnya tidak menjadi orang egois.
Berikut ini beberapa cara mengajarkan anak Anda untuk bisa berbagi dengan sesama, seperti dikutip dari SheKnows.
Lebih lengkap …
Konsultasi : Anak Gemar Baca Buku
TANYA
Anak saya umur 5,9 tahun, masih sekolah di TK. Setiap akhir pekan selalu minta dibawa ke toko buku yang lengkap. Karena di sana dia akan baca buku apa saja yang disukai sampai berjam-jam dan selalu minta beberapa buku untuk dibaca di rumah sampai habis untuk diceritakan ke orang lain. Apa yang harus kami berikan? Kemana kami harus menyalurkan kreativitasnya?
Lebih lengkap …
Kalem Hadapi Anak Hiperaktif
SEBUTAN anak hiperaktif identik dengan anak yang selalu aktif dan tak bisa diam. Pengasuh atau orang tua kadang merasa capek melihat tingkah mereka. Kalau emosi tak tertahankan, anak rentan dididik dengan kekerasan.
Lebih lengkap …
mhati
26 December 2011
Artikel
Anak Hiperaktif, Cocok, Diam, Dokter, Emosi, Genetis, Gula, hiperaktif, Jika, Kalem Hadapi Anak Hiperaktif, Kasar, Lingkungan, Makanan, Med Spa, Medis, Mendidik anak, Mengandung, Pengawet, Pengobatan, penyebab anak menjadi hiperaktif, Rumah Sakit, Saraf, Segan
Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Pendidikan anak usia dini memiliki fungsi utama mengembangkan semua aspek perkembangan anak, meliputi perkembangan kognitif, bahasa, fisik (motorik kasar dan halus), sosial dan emosional. Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat kuat antara perkembangan yang dialami anak pada usia dini dengan keberhasilan mereka dalam kehidupan selanjutnya. Misalnya, anak-anak yang hidup dalam lingkungan (baik di rumah maupun di KB atau TK) yang kaya interaksi dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar akan terbiasa mendengarkan dan mengucapkan kata-kata dengan benar, sehingga ketika mereka masuk sekolah, mereka sudah mempunyai modal untuk membaca.
Lebih lengkap …
Perihal Sekolah dasar
Sekolah dasar (disingkat SD;Inggris:Elementary School) adalah jenjang paling dasar pada pendidikan formal di Indonesia. Sekolah dasar ditempuh dalam waktu 6 tahun, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Saat ini murid kelas 6 diwajibkan mengikuti Ujian Nasional (dahulu Ebtanas) yang memengaruhi kelulusan siswa. Lulusan sekolah dasar dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah pertama (atau sederajat).
Pelajar sekolah dasar umumnya berusia 7-12 tahun. Di Indonesia, setiap warga negara berusia 7-15 tahun tahun wajib mengikuti pendidikan dasar, yakni sekolah dasar (atau sederajat) 6 tahun dan sekolah menengah pertama (atau sederajat) 3 tahun.
Lebih lengkap …