Bayi Setahun Boleh Akupunktur





akupuntur pada bayiMembantu Penyembuhan Alergi, Gangguan Metabolisme, dan Autisme
AKUPUNKTUR menjadi salah satu terapi pilihan. Beragam penyakit bisa teratasi, minimal meringankan keluhan pasien. Kalau begitu, bolehkah balita menjalani akupunktur alias tusuk jarum?

Menurut Dr dr Koosnadi Saputra SpRad, sah-sah saja balita menjalani akupunktur. Bayi minimal berusia setahun. Pertimbangannya, di usia tersebut, tempurung kepala bayi sudah menutup sehingga tak melukai bila terapis menusuk bagian kepalanya. ”Jika belum setahun, tempurung kepala belum menutup. Dalam kondisi tersebut, terapis tak boleh menusuk kulit kepala si kecil,” jelasnya.

Menurut dokter 57 tahun itu, akupunktur membantu penyembuhan balita yang mengalami gangguan fungsi organ. Di antaranya, alergi, gangguan metabolisme, hormonal, serta autisme. ”Gangguan hormonal itu, antara lain, anak yang mengalami obesitas. Atau, keluhan hormonal lain,” lanjutnya.

Agar balita penderita obesitas bisa menurunkan berat badan, perlu diimbangi pengaturan pola makan serta banyak aktivitas. Berat badan tak berubah bila hanya terapi akupunktur. ”Meski diakupunktur berulang-ulang, kalau makannya tak diatur, hasilnya tak optimal,” kata kepala Laboratorium Peneliti Akupunktur di Pusat Penelitian Pengembangan (Puslitbang) Sistem dan Kebijakan Kesehatan itu.

Biasakah membantu penyembuhan down syndrome? Koosnadi mengatakan, down syndrome merupakan kelainan genetika. Pasien dengan kelainan genetika sulit disembuhkan. Kecuali, dengan terapi gen. ”Bisa diakupunktur. Namun, tindakan itu tidak menyembuhkan penyakitnya. Melainkan, membantu mengatasi keluhan bila pasien ada permasalahan di otot, pencernaan, dan pernapasan,” paparnya.

Khusus untuk balita penderita penyakit yang bisa menimbulkan perdarahan, Koosnadi tak menyarankan terapi akupunktur. Misalnya, pasien yang mengalami gangguan pembekuan darah seperti thalasemia dan hemofilia. Atau, tubuhnya rentan perdarahan. ”Dikhawatirkan, terapi ini justru menimbulkan perdarahan yang membahayakan kondisi pasien,” jelas pakar akupunktur dari Surabaya tersebut.

Nah, sebelum terapi, pasien ataupun keluarganya harus minta informasi sejelas-jelasnya mengenai akupunktur. Dengan begitu, pasien paham apa yang sebaiknya dan tak dilakukan. ”Demi mempercepat penyembuhan,” tambah Koosnadi.

sumber : JPNN

Incoming search terms for the article:


Baca juga ...

  • Gigi Terlambat Muncul, itu Biasa
  • Memilih Mainan Sesuai Usia Anak
  • TV Hambat Perkembangan Bahasa Bayi
  • Selera Makan Anak Terbentuk Sejak dalam Kandungan
  • Jangan Remehkan Gangguan Tidur pada Anak
  • Jangan Kekang Siswa PAUD
  • Tipe Ibu Seperti Apakah Anda
  • Hindari Sebut Anak Nakal atau Bodoh
  • Stimulasi IQ-EQ-SQ sejak Prasekolah
  • Konsultasi Anak : Malu Punya Anak Hiperaktif

  • 2 Tanggapan

    1. Dr Ali Senjaya
      #1

      sudah ada alternatif tes dan terapi alergi dengan metode biofisika
      yang tidak sakit, tidak disuntik, bebas efek samping, tidak pakai obat / bahan kimia, bisa untuk semua umur dari bayi sampai manula, tidak memerlukan periode bebas alergi dan bebas obat anti alergi. informasi detilnya di http://www.bio-e.net

      bagi kalangan medis, bisa ikut pelatihan cara tes alergi metode biofisika yang kelebihannya sama seperti diatas, bisa memeriksa alergen apapun termasuk obat yang akan diresepkan ke pasien, sehingga mencegah terjadinya tuduhan ‘malpraktek’ mengurangi resiko terjadinya alergi obat pada pasien anda.

      bagi mereka yang menderita alergi, dan sudah mencoba terapi tetapi belum mendapat manfaat, silahkan mencoba metode ini. dibandingkan dengan terapi konvensional yang ada, metode ini jauh lebih cepat dan lebih ekonomis. saya sekeluarga sudah mendapat manfaat dari metode ini.

      semoga informasi ini bermanfaat.

    2. erna muflikah
      #2

      untuk alamat dan info tentang bio-e.net di madiun di mana

    Berikan tanggapan





    XHTML: Anda bisa menggunakan tag : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

    Improve the web with Nofollow Reciprocity.
    Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.